Tak Perlu Anti-Makan Malam
Makan malam tidak berhubungan dengan pertambahan lemak. http://health.kompas.com/index.php/read/2010/11/15/16464573/Tak.Perlu.Anti-Makan.Malam-12
Menurut Nancy Snyderman, MD, penulis buku Diet Myths That Keep Us Fat,yang menentukan pertambahan lemak di tubuh adalah jumlah total asupan kalori yang melebihi keperluan. Perbendaan aktiviti di siang dan malam hari punya andil dalam menentukan besarnya asupan kalori yang diperlukan tubuh.
Pada malam hari, metabolisme tubuh dan aktiviti pencernaan menurun. "Namun, bukan berarti kita tidak perlu makan malam," ujarnya. Selain itu, hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Apetite menunjukkan, kaum lelaki boleh makan setiap hari tapi berat badannya tetap stabil. "Jadi, tidak benar mitos yang menyatakan bahwa makanan yang dikonsumsi sebelum jam tidur akan diubah menjadi lemak," tambah Synderman.
Tidak makan malam bisa membuat kita lapar berat.
Tidak makan apa-apa dalam waktu lebih dari 8 jam akan membuat proses metabolisme melambat dan badan kehilangan energi. Tak heran bila kita sering merasa tidak enak badan dan juga mengeluh lambung terasa sakit. Kekosongan di lambung yang lama akan membuat badan jadi lebih sensitif terhadap kalori yang masuk. "Jadi, sewaktu ada makanan yang masuk bukannya dibakar menjadi energi, melainkan malah akan disimpan oleh tubuh menjadi lemak," ujar Synderman lagi.
Lebih baik perhatikan porsinya.
Makan malam tidak akan menimbulkan masalah bila kita terbiasa makan teratur dan sehat sepanjang hari. Untuk menghindari makan malam yang terlalu besar, cobalah untuk makan siang dalam jumlah cukup. Jangan takut untuk ngemil kacang rebus atau buah pada pukul 04.00 atau 05.00 sore supaya pada waktu malam kita tidak makan berlebihan.



Post a Comment